Bupati Sarolangun Buka Forum Konsultasi Publik

0
57

Jambipos, Sarolangun-Bupati Sarolangun H, Cek Endra menghadiri dan membuka acara Forum Konsultasi Publik Perencanaan Pembagunan Daerah Tahun 2019 di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sarolangun, Selasa (12/3/2019).

Forum diskusi ini juga dihadiri para staf Ahli, Asisten Forkopimda, OPD, para camat toko masyarakat, pengurus tim TP PKK dan organisasi Pemuda dan LSM.

Menurut Bupati Sarolangun H. Cek Endra, kegitan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal dengan tujuan, menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2020.

“Forum Konsultasi Publik ini adalah dalam rangka penyempurnaan rancangan awal RKPD Kab. Sarolangun Tahun 2020, dan ini merupakan media antar pihak-pihak yang langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan pembangunan daerah sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah,” kata Cek Endra.

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Sarolangun Tahun 2020 ini juga diharapkan dapat menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap prioritas, sasaran dan program pembangunan daerah sehingga nantinya dapat diperoleh komitmen dari kepentingan pembangunan di Kabupaten Sarolangun.

“Diharapkan melalui penyelenggaraan forum konsultasi publik ini, akan dihasilkan dokumen perencanaan yang mampu mengemban misi penting untuk menyatukan pola pikir/aspirasi dari berbagai unsur pelaku pembangunan, serta mengintegrasikan berbagai bidang urusan pemerintahan, baik urusan wajib, urusan pilihan dan urusan penunjang serta yang bersifat sektoral maupun lintas sektoral,” paparnya.

Bupati sarolangun juga menambahkan tema pembangunan Kabupaten Sarolangun Tahun 2020 adalah, “ Peningkatan Daya Saing Daerah Dengan Penerapan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi, dengan prioritas: peningkatan Infrastruktur wilayah dan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanggulangan bencana,” tutupya. (JP-Nita)

LEAVE A REPLY