KPU Seprovinsi Jambi Keluhkan Rendahnya Upah Pelipatan Suara

0
31
Petugas lepas melakukan pelipatan kertas surat suara pemilihan presiden di KPUD Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (19/2/2019). KPUD Jakarta Barat melakukan pelipatan dan penyortiran surat suara presiden yang akan digunakan dalam pencoblosan pemilu pada 17 April 2019 nanti. Petugas yang dikerahkan untuk pelipatan surat suara presiden sebanyak 75 orang dan akan terus bertambah hingga pelipatan surat suara DPR RI. SP/Joanito De Saojoao.

Upah sortir dan pelipatan suara hanya Rp 90/lembar. Jumlah surat suara Pemilu 2019 sekitar 500.000 lembar lebih dikerjakan 300 orang dalam seminggu.

Jambipos, Jambi- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota dan kabupaten se-Provinsi Jambi mengeluhkan rendahnya upah sortir dan pelipatan surat suara pemilihan umum (Pemilu) 2019. Upah sortir dan pelipatan suara yang hanya Rp 90/lembar di daerah itu diharapkan bisa dinaikkan menjadi Rp 200/lembar.

Sekretaris KPU Provinsi Jambi, Khoirul Bahri Lubis di Jambi, Selasa (12/3/2019) menjelaskan, keluhan mengenai rendahnya upah sortir dan pelipatan surat suara itu disampaikan para staf KPU kota dan kabupaten seprovinsi Jambi pada rapat persiapan Pemilu 2019.

“Para pengurus dan komisionier KPU se-Provinsi Jambi mengeluhkan rendahnya upah sortir surat suara, pelipatan surat suara dan pemasangan kotak suara karena proses sortir surat suara, pelipatan surat suara dan perangkaian kotak suara cukup rumit. Selain itu risiko rusak surat suara juga besar, sehingga harus disortir dan dilipat secara hati-hati,” kata Khoirul Bahri Lubis.

Dijelaskan, perlunya penambahan upah sortir surat suara, pelipatan surat suara dan pemasangan kotak suara karena jarak yang jauh antara rumah warga yang dikerahkan melakukan sortir surat suara, pelipatan surat suara dan pemasangan kotak suara dengan kantor KPU daerah masing-masing.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Jambi M Subhan mengatakan, pihaknya akan mengusulkan penambahan biaya sortir dan pelipatan sortir surat suara ke KPU Pusat. Permintaan mengenai penambahan biaya sortir dan pelipatan surat suara tersebut perlu agar proses pemilu tidak sampai terganggu.

“Permintaan mengenai penambahan biaya sortir dan pelipatan surat suara serta pemasangan kotak suara dari KPU kota dan kabupaten se-Provinsi Jambi tersebut segera kami sampaikan ke KPU Pusat agar proses sortir dan pelipatan surat suara tidak sampai terganggu,”katanya.

Sementara itu KPU Kota Jambi baru mulai melakukan sortir dan pelipatan surat suara pemilu, Rabu (13/3/2019) karena itu belum diketahui surat suara yang rusak dan kekurangan surat suara.

Sekretaris KPU Kota Jambi, Kemas M Ajir mengatakan, jumlah surat suara pemilihan presiden yang telah diterima KPU Kota Jambi sekitar 411.901 lembar. Sedangkan jumlah surat suara pemilihan legislatif sekitar 135.000 lembar.

“Sortir dan pelipatan surat suara baru kami lakukan Rabu (13/3/2019). Petugas yang dikerahkan melakukan sortir dan pelipatan surat suara serta pemasangan kota suara sekitar 300 orang. Pelipatan surat suara ditargetkan rampung pekan depan,” ujarnya.(JP-SP)

LEAVE A REPLY