Kepsek di Bungo-Tebo Dapat “Ancaman” Jika Tak Mengajak 10 Guru Memilih Calon DPD RI Ria Mayang Sari?

0
7689
Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi nomor urut 34 atas nama Ria Mayang Sari . Foto Kolase FB

Jambipos, Bungo-Salah seorang oknum Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi yang disebut-sebut bernomor urut 37 atas nama Ria Mayang Sari diduga melakukan tekanan atau “ancaman” jabatan kepada para Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN-SMKN se Kabupaten Bungo dan Tebo jika tidak memilih Ria Mayang sari pada Pileg Rabu 17 April 2019 mendatang.

Ancaman itu menyeruak menyusul adanya informasi yang diterima Jambipos dari sumber terpercaya yang menyebutkan, beberapa minggu lalu, disebut-sebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Staf Ahli Gubernur Jambi yakni (Bastari) mengumpulkan Kepala Sekolah SMAN-SMKN se Kabupaten Bungo-Tebo.

Saat pertemuan itu, setiap Kepsek supayan perintahkan setiap guru  cari 10 suara untuk calon DPD RI Ria Mayang Sari lengkap dengan menyerahkan NIK yang 10 orang tersebut.

“Nanti KPU Provinsi Jambi akan ngecek apa benar pemilik NIK tersebut nyoblos atau milih Mayng. Kalau kepsek tidak bergerak maka diganti bulan April 2019 ini. Kalau dia guru honorer akan dipecat, guru biasa dipindah ke daerah pelosok. Saat pertemuan itu, HP para kepsek ini dikumpulkan. Ini meraka lakukan ke seluruh daerah Kabupaten /Kota se Provinsi Jambi,” kata sumber ini.

Diketahui Ria Mayang Sari adalah putri sulung pasangan H Fachrori Umar-Hj Rahima. Sejak Rabu 13 Februari 2019, H Fachrori Umar resmi dilantik oleh Presiden RI sebagai Gubernur Jambi menggantikan Zumi Zola yang dipidana penjara karena tersangkut kasus korupsi.

Guna mengkonfirmasi kebenaran sumber ini, Jambipos mencobo menghubungi sejumlah wartawan dan kerabat Ria Mayang Sari meminta nomor kontak Ria Mayang Sari lewat Group WA dan social media (FB).

Jambipos juga mengirimkan permintaan konfirmasi ke Inbox FB Ria Mayang Sari, Rabu (10/4/2019) sekira Pukul 12.27 WIB. Namun hingga berita ini diturunkan, Jambipos belum berhasil menghubungi Ria Mayang Sari.

Jangan Intervensi ASN

Mengutip dari Haluanews.com, kepala daerah dan kepala OPD diminta untuk tidak melakukan “ancaman” dan intervensi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memilih salah satu pasangan calon baik, DPRD RI, DPD RI, DPRD Provinsi,maupun DPRD Kabupaten/Kota. Bila hal itu dilakukan akan sangat meciderai nilai-nilai demokrasi yang selama ini diusung.

Pengamat Politik dari Universitas Jambi (UNJA),  Muhamad Faris, mengatakan, apabila kepala daerah ataupun perangkat daerah melakukan intervensi politik untuk memilih pasangan tertentu maka itu sama saja telah meciderai pesta demorkasi yang ada saat ini.

“Jika itu terjadi akan parah sekali dan semua pihak harus sama sama mengawasinya,” katanya ketika dikonfirmasi Selasa (9/4/2019).

Farisi juga menegaskan, para ASN jangan takut melaporkan bila memang merasa ada intervensi untuk memilih salah satu caleg ke Bawaslu. “Jangan takut, takut sama Allah saja. Kalau sama kepala daerah takut sama saja menduakan tuhan alias syirik dan itu menjadi dosa yang tidak bisa di ampuni,” tegasnya.

Dosen Fisipol Unja ini juga meminta tidak hanya ASN untuk mengamati dan melaporkan. Lebih dari itu, warga masyarakat dan Bawaslu juga diharapkan lebih tajam mengamati situasi politik saat ini. Saat ini, hampir semua cara ataupun jalan dilakukan para calon untuk bisa memenangi konstelasi politik.

“Bisa menggunakan sistem hierarki dan ini cukup bahaya perlu semua pihak mengawasi,” ujarnya.

Faris juga menekankan agar ASN maupun masyarakat bila merasa ditekan atau diintervensi untuk merekam kejadian tersebut dengan video kemudian melaporkan hal itu ke Bawaslu.

“Rekam sebisa mungkin sebagai bukti serta laporkan ke Bawaslu. Kita sangat mengharapkan peran aktif semua pihak harus jelas,” tandasnya.

Sementara itu, pengamat politik dari UIN STS Jambi, Bahren Nurdin, menuturkan, bila ada ASN yang merasa ditekan atau diintervensi baik oleh pimpinannya maupun oleh kepala daerah maka harus segera melapor ke Bawaslu.

“Jangan takut melaporkan sebab ada undang undang perlindungan saksi, semua akan aman,” katanya.

Dia juga menegaskan, menjaga integritas pemilu demi mewujudkan pemilu yang berkualitas itu sangat memerlukan dukungan dari semua pihak.

“Kita juga meminta Bawaslu pertajam pengawasan ke ASN karena sangat rawan dan perlu kita awasi bersama-sama,” katanya.

Caleg DPD RI Ria Mayang Sari

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Pemilihan Provinsi Jambi Nomor Urut 37, Ria Mayang Sari, merupakan calon yang disebut-sebut berpeluang besar bakal lolos ke Senayan. Mantan Politisi Demokrat dan Ketua DPRD Kabupaten Tebo ini juga salah satu calon DPD RI yang memiliki Tim Pemenangan (TP) yang matang serta solid dan bermodal.

Foto Kolase FB Ria Mayang Sari

Seperti dilansir Jernih.Co.Id, Ria Mayang Sari terus bergerak merangkul masyarakat dengan melakukan pertemuan bersama tokoh-tokoh masyarakat.  Pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat tersebut dilakukan Caleg DPD RI nomor urut 37 yang juga merupakan putri kandung dari Fachrori Umar ini pada acara pertemuan kordinator tim se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Jambi, Selasa 11 Desember 2018 lalu.

Kordinator Tim Pemenangan Ria Mayang Sari Provinsi Jambi, M. Chudori mengatakan pertemuan kordinator tim se-Provinsi Jambi dan tokoh masyarakat tersebut dalam agenda silaturrahmi dan pemantapan tim untuk memenangkan calon DPD RI nomor urut 37 Ria Mayang Sari.

“Nantinya juga kita akan membentuk tim pemenangan sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa. Dalam waktu dekat ini, kita bersama tim juga akan turun ke Kabupaten Merangin dan Sarolangun untuk bersosialisasi ke masyarakat,” ujarnya.

Kata Chudori, pada pemilihan yang akan dilaksanakan pada bulan April 2019 mendatang, dirinya dan juga tim tidak ada memprioritaskan salah satu daerah untuk menjadi basis suara terbanyak.

“Semua daerah kita anggap sama, jadi tidak ada daerah yang kita anggap basis menjadi suara terbanyak untuk calon DPD RI yang kita perjuangkan ini. Beiau ini (Ria Mayang Sari) ini berasal dari Kabupaten Bungo, tentunya berharap suara dari Bungo akan lebih daripada daerah lainnya,” katanya.(JP-Tim)

Baca: Dibantah Adanya “Ancaman” Jika Tak Memilih Calon DPD Ria Mayang Sari  

LEAVE A REPLY