Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap

0
371
Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap!         Ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Jambipos, Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap pria yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pria itu berinisial HS.

“Sudah (ditangkap),” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Minggu (12/5/2019).

Namun Argo belum merinci informasi terkait penangkapan itu. Pun, terkait status hukum pria itu belum dijelaskan Argo lebih lanjut.

Pria berjaket cokelat itu diketahui dari video yang viral di media sosial. Pria itu mengancam akan memenggal kepala Jokowi saat mengikuti demo di depan Bawaslu beberapa hari lalu.

“(Melaporkan) orang yang melakukan ancaman yang menurut kita mengerikan dan menakutkan. Kejadiannya di Bawaslu,” kata Ketum Tim Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer usai melapor di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Atas hal itu relawan Jokowi Mania melaporkan pria itu ke polisi. Dalam laporannya, pelapor menggunakan Pasal 27 ayat 4 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 tentang ITE. Relawan Jokowi meminta kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang teregistrasi dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tersebut

Masih Jalani Pemeriksaan


Foto tangkapan layar video seorang pria yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo. Video itu beredar luas di media sosial. ( Foto: Beritasatu )

Pria berjaket cokelat yang diduga mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditangkap polisi. Pria berinisial HS itu ditangkap di Parung, Kabupaten Bogor.

“Ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada hari Minggu, 12 Mei 2019 pukul 08.00 WIB,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Minggu (12/5/2019).

Penangkapan itu dilakukan oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. HS diduga mengancam Jokowi seperti dalam video yang viral beredar di media sosial.

“Melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata ‘Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah’,” ucap Argo.

Saat ini HS masih menjalani pemeriksaan awal. Argo mengaku akan menggelar konferensi pers terkait hal ini esok hari, Senin, 13 Mei 2019. “Masih diperiksa. Besok konpers (konferensi pers),” kata Argo.

Saat disergap polisi di rumahnya Hermawan Susanto tidak berkutik.Ia nampak pucat dan gugup ketakutan. Tidak segarang saat mengancam akan memenggal leher Presiden @jokowi
Terimakasih Pak Polisi. Bravo @divisihumaspolri. Salam perjuangan penuh cinta. Foto dan Teks Oleh Birgaldo Sinaga

Dijerat Pasal Makar

“Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial saat sekarang ini sebagaimana dimaksud dalam pasal Pasal 104 KUHP dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Minggu (12/5/2019).

Pasal 104 KUHP berbunyi:

Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Sedangkan Pasal 27 ayat 4 yaitu:

Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan atau pengancaman.

HS diduga melakukan perbuatan itu pada Jumat, 10 Mei 2019 di depan Bawaslu. Menurut Argo, HS diduga mengancam Jokowi dengan kalimat ‘Dari Poso nih. Siap penggal kepala Jokowi. Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya. Demi Allah’.

Argo sebelumnya menyebut HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor. Saat ini HS disebut masih menjalani pemeriksaan. (*)

Sumber: Detik.com

LEAVE A REPLY