Dulu Menang 62%, Sekarang BPN Prabowo-Sandi Klaim 54,24%

0
162
Menolak Perhitungan KPU. Calon Presiden nomor 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Jakarta, Selasa (14/5/19). Dalam acara yang dihadiri ribuan simpatisan dan partai pendukung Paslon 02 itu dinyatakan bahwa BPN menolak hasil perhitungan sementara KPU karena dianggap banyak kecurangan. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: BeritaSatu photo / Mohammad defrizal )

Pleno Manual KPU 16 Provinsi, Paslon 01 Unggul 4.398.362 Suara

Jambipos, Jakarta– Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim meraih kemenangan Pilpres 2019 berdasarkan hasil penghitungan internal sementara. Berdasarkan penghitungan berbasis form C1 yang dikumpulkan BPN sejauh ini, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu meraih kemenangan dengan meraup 54,24% suara, sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meraih 44,14% suara dan suara tidak sah 1,62%.

Kemenangan itu berdasarkan penghitungan dari 444.976 TPS atau 54,91% dari 810.329 TPS.

“Posisi ini diambil dari total TPS 51% lebih, bagi ahli statistik angka ini sudah valid dan angka ini hanya bisa berubah kalau betul-betul dirampok,” kata Tim Pakar Prabowo-Sandi Laode Kamaluddin, dalam acara ‘Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019’ di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Laode Kamaluddin yang juga Koordinator pengumpulan data kemenangan Prabowo-Sandiaga memaparkan, penghitungan suara ini dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dikatakan, form C1 yang dikumpulkan dari para relawan ini telah melalui proses verifikasi dan validasi. Untuk itu, Laode Kamaluddin menyatakan pihaknya siap menghadapi pihak lain yang ingin menantang mengadu data.

“Pertanyaannya, mana datamu? Ini dataku. Kita memasuki era baru yaitu big data dan inilah kita sampai keyakinan bahwa Prabowo-Sandi, Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Koordinator Jubir BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dikatakan, dengan pemaparan data kemenangan ini, jangan ada lagi yang menyebut hoax. Pihak yang memiliki data lain seharusnya mengadu data dengan yang dimiliki BPN.

“Jadi kalau ada yang bilang hoax, ini waktunya kita berdebat, adu data jangan sampai ini semua ditangkap karena dianggap menebar hoaks,” kata Dahnil.

Secara persentase suara, klaim kemenangan Prabowo-Sandi yang dibeberkan Laode Kamaluddin berbeda dengan klaim kemenangan Prabowo sebelumnya. Pada Rabu (17/4/2019) malam lalu, Prabowo mendeklarasikan kemenangannya dengan meraih 62%. Angka tersebut diperoleh dari perhitungan real count yang dilakukan pihaknya di 320 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau sekitar 40% dari seluruh TPS.

“Saudara-saudara sekalian saya hanya ingin memberikan suatu update, bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada pada posisi 62%. Ini adalah hasil real count dalam posisi lebih dari 320 ribu TPS berarti sekitar 40%,” kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Rabu (17/4/2019) malam.

Perhitungan Manual

Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah menetapkan hasil Pilpres 2019 dari 14 provinsi hingga Senin (13/5/2019) malam. Pasangan Calon Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul 5,6 juta suara dari Paslon Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ke-14 provinsi yang telah ditetapkan hasil pilpresnya yakni Bali, Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

Paslon Jokowi-Ma’ruf unggul di 11 Provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara.

Jokowi menang telak di Provinsi Bali dengan perolehan suara 2.351.057 sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 213.415 suara. Di Sulawesi Utara Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 1.220.524 suaa sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 359.685 suara

Paslon Prabowo-Sandi menang di lima Provinsi, yaitu Provinsi Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Sumsel, Jambi. Prabowo-Sandi hanya unggul tipis di Bengkulu dengan perolehan suara 585.999 dan Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 583.488 suara.

Dari 16 Provinsi Jokowi-Ma’ruf meraih 17.825.907 suara. Sementara itu, Prabowo-Sandi mendapatkan 13.427.545 suara. Adapun selisih suara untuk kedua paslon yakni 4.398.362 suara. Dengan demikian, Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul 4,3 juta suara dari Prabowo-Sandiaga Uno.

Jumlah total suara sah Pilpres di 16 provinsi. Berikut perinciannya:

  1. Bali

Paslon 01: 2.351.057

Paslon 02: 213.415

  1. Kepulauan Bangka Belitung

Paslon 01: 495.729

Paslon 02: 288.235

  1. Kalimantan Utara

Paslon 01: 248.239

Paslon 02: 106.162

  1. Kalimantan Tengah

Paslon 01: 830.948

Paslon 02: 537.138

  1. Gorontalo

Paslon 01: 369.803

Paslon 02: 345.129

  1. Bengkulu

Paslon 01: 583.488

Paslon 02: 585.999

  1. Kalimantan Selatan

Paslon 01: 823.939

Paslon 02: 1.470.163

  1. Kalimantan Barat

Paslon 01 : 1.709.896

Paslon 02 : 1.263.757

  1. Sulawesi Barat

Paslon 01 : 475.312

Paslon 02 : 263.620

  1. DIY

Paslon 01 : 1.655.174

Pason 02 : 742.481

  1. Kaltim

Paslon 01 : 1.094.845

Paslon 02 : 870.443

  1. Lampung

Paslon 01: 2.853.585

Paslon 02: 1.955.689

  1. Maluku Utara

Paslon 01 : 310.548

Paslon 02 : 344.823

  1. Sulawesi Utara

Paslon 01 : 1.220.524

Paslon 02 : 359.685

  1. Jambi

Paslon 01: 859.833

Paslon 02: 1.203.025

  1. Sumsel

Paslon 01: 1.942.987

Paslon 02: 2.877.781.

Sumber: BeritaSatu.com

 

 

 

LEAVE A REPLY