DPRD Provinsi Sahkan Perubahan Peraturan Tatib Pemilihan Cawagub Jambi

0
135

Jambipos, Jambi-DPRD Provinsi Jambi sudah membentuk panitia pemilihan Wakil Gubernur Jambi sisa masa jabatan Tahun 2016-2021, Sabtu (25/5/2019). Agenda tersebut dipimpin langsung Wakil ketua DPRD Provinsi Jambi Supardi Nurzain. Pada rapat itu, sebelumnya telah dilakukan pengambilan keputusan dan pengesahan peraturan DPRD tentang tata tertib pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur atau wakil Gubernur dalam hal kekosongan jabatan.

Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jambi Mauli mengatakan, pada 5 Maret 2019 lalu, DPRD Provinsi Jambi telah mengambil keputusan menyepakati usulan Bapemperda Provinsi Jambi untuk melakukan perubahan peraturan nomor 1 tahun 2018, terkait tata tertib pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur atau wakil Gubernur.

Dia menyampaikan jika pertimbangan penyusunan peraturan tata tertib ini dilakukan atas beberapa pertimbangan. Diantaranya alasan Yuridis. “Ada dua sisi pertimbangan yuridis. Pertama karena mekanisme pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur atau wakil Gubernur sesuai pasal 183 peraturan DPRD Provinsi Jambi nomor 1 tahun 2018, materi muatannya belum mengatur secara lengkap tata cara pemilihan,” ujarnya.

Kedua, kata Mauli, beberapa ketentuan dalam pasal 161 hingga 183 peraturan DPRD Provinsi Jambi nomor 1 tahun 2018 masih belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Khususnya undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang,”terangnya.

Sehingga dengan disetujuinya rancangan peraturan tata tertib ini oleh DPRD, maka ketentuan pasal tersebut dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Selanjutnya, pertimbangan alasan Sosiologis. Dimana landasan Sosiologis itu menyangkut fakta empiris mengenai perkembangan masalah dan kebutuhan masyarakat, daerah dan negara.

“Juga terdapat dua pertimbangan aspek Sosiologis. Satu diantaranya sebagaimana kita ketahui bersama, kekosongan jabatan ini terjadi sejak dilantiknya wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi pada 13 Februari 2018 lalu,” katanya.

Dengan demikian, terjadi kekosongan jabatan wakil Gubernur Jambi, sehingga telah memenuhi persyaratan yang ditentukan pasal 176 ayat 4 undang-undang nomor 10 tahun 2016. “Bahwa jabatan wakil Gubernur yang kosong hanya bisa diisi jika sisa masa jabatannya melebihi 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut,” ujarnya.

Untuk melaksanakan pemilihan wakil Gubernur tersebut, DPRD membentuk panitia pemilihan yang terdiri dari 9 orang anggota yang diwakilkan masing-masing satu orang dari tiap fraksi. Sehingga pada hari ini, Senin (27/5/2019) pimpinan DPRD akan memberitahukan kepada partai pengusung dan Gubernur untuk menyampaikan nama yang sudah disepakati oleh parpol.

“Barulah nanti di tanggal 1 Juni 2019, Gubernur menyampaikan dua nama calon yang telah disepakati oleh pimpinan parpol pengusung tingkat Provinsi dan pusat kepada DPRD. Dengan demikian terdapat tenggang waktu 34 hari bagi parpol pengusung dan Gubernur untuk menyampaikan dua nama calon yang telah disepakati kepada pimpinan DPRD,” sebutnya.(*)

Sumber: JAMBERITA.COM

LEAVE A REPLY