Jonatan Tantang Anthony di Final Australia Terbuka

0
62
Jonatan Christie ( Foto: Badminton Indonesia )

Jambipos, Jakarta– Indonesia memastikan satu gelar juara di kompetisi bulutangkis Australia Terbuka 2019 setelah dua pemain tunggal putra Pelatnas Cipayung, bertemu di final.

Di babak semifinal, Sabtu (8/6/2019), di Quaycentre, Sydney, Australia, unggulan kedua Anthony Sinisuka Ginting memastikan satu tiket ke final setelah mengalahkan pemain Taiwan, Wang Tzu Wei, dua game langsung, 21-17, 21-14.

Adapun penantangnya di final, Jonatan Christie, yang menjadi unggulan ketiga, secara gemilang menumbangkan unggulan utama, Chou Tien Chen. Jonatan harus bermain tiga tim untuk mengalahkan pemain Taiwan ini.

Jonatan, yang bulan lalu juara di Selandia Baru, menang 22-20, 13-21, 21-16. Pertarungan kedua pemain memang berlangsung sangat ketat, terutama di gim pertama.

Setelah memenangi game pertama, penampilan Jojo, panggilan Jonatan, melemah. Chou pun menang mudah, 21-13, di gim kedua.

Di gim penentuan, pertarungan kembali ketat. Jojo sempat tertinggal 8-10. Kedudukan sempat berimbang 12-12. Namun, Jojo bermain lebih agresif, terus-menerus menekan permainan lawan dengan smes-smes kerasnya. Usaha ini berhasil. Chou seringkali gagal mengembalikan bola, sehingga angka sang lawan terus bertambah. Jojo hanya sempat kehilangan satu angka ketika sudah menyentuh match point.

Jojo pun meluapkan kegembiraan dengan berteriak ketika mengakhiri perlawanan Chou 21-16.

Calon lawannya, Anthony selesai melakukan pertandingan dua jam sebelumnya. Kedua andalan Indonesia tersebut pernah bertemu di partai puncak di Korea Terbuka pada 2017. Saat itu, Anthony menjadi yang terbaik.

Indonesia berpeluang menambah satu gelar lewat ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di semifinal unggulan keenam ini menumbangkan unggulan kedua dari Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino 21-13, 12-21, 21-17.

Di final, mereka bertemu ungulan pertama Wang Yilyu/Huang Dongping. Duet dari Tiongkok ini mengalahkan pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet 21-13, 21-10.

Sayangnya, duet putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyerah 13-21, 21-14, 19-21 dari pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan di semifinal.(*)

Sumber: Suara Pembaruan

LEAVE A REPLY