Kejurnas Dayung Nasional di Danau Sipin Jadi Ajang Promosi Wisata

0
120
KETEK: Pengunjung hanya datang dan duduk dipinggir sembari memandang aktifitas pendayung ketek (Sampan Perahu) sebagai transportasi danau, Rabu (29/5/2019). Selebihnya pengunjung hanya duduk-duduk memandang Danau Sipin yang kondisinya belum sepenuhnya patut disebut sebagai obyek wisata. Panorama Danau Sipin di Kota Jambi, tempat penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar pada tanggal 24-28 Juli 2019. (Foto: Asenk Lee Saragih)

Jambipos, Jambi- Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar Nasional yang akan digelar di Danau Sipin, Kota Jambi, Provinsi Jambi, pada 24-28 Juli 2019, sekaligus akan dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata Kota Jambi yang khas di danau tersebut. Melalui kejurnas dayung berskala nasional itu, objek wisata Danau Sipin diharapkan bisa lebih dikenal oleh para wisatawan nusantara yang mengikuti event kejurnas.

“Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin memiliki potensi besar menarik minat wisatawan nasional dan regional Sumatera ke Kota Jambi. Ratusan atlet dayung dari 25 provinsi di Indonesia direncanakan mengikuti kejurnas dayung tersebut. Kehadiran atlet dayung dari seluruh penjuru nusantara itu akan menjadi momentum baik mempromosikan wisata Jambi,” kata Gubernur Jambi, Fachrori Umar ketika meninjau persiapan pembangunan sarana dan prasarana Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin, Kota Jambi, Selasa (11/6/2019).

Menurut Fachrori Umar, Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar Nasional di Danau Sipin, Kota Jambi menjadi salah satu titik tolak bagi masyarakat dan Pemerinta Kota (Pemkot) Jambi mengembangkan dan memanfaatkan destinasi wisata unggulan. Danau Sipin yang selama ini menjadi daerah penampungan air juga akan bisa dimanfaatkan menjadi destinasi wisata dan sarana olahraga bagi masyarakat Jambi.

Baca: Kawasan Wisata Danau Sipin Butuh Sarana Pemancingan Alami

“Bisa kita lihat, Danau Sipin kini semakin tertata dengan baik. Kemudian di seputar danau ini sudah ada jogging track (jalur jalan olahraga). Selain itu di sekitar Danau Sipin kini semakin banyak berdiri toko tempat masyarakat Jambi menyajikan kuliner dan cinderamata. Karena itu wisata Danau Sipin harus dipromosikan terus. Salah satu momentum promosi itu pada pelaksanaan Kejurnas Dayung Pelajar Nasional nanti,” katanya.

Fachrori Umar mengharapkan agar masyarakat Jambi bisa merasakan manfaat pelaksanaan event berskala nasional, Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin, Kota Jambi. Penyelenggaraan olahraga tingkat nasional itu diharapkan dapat dimanfaatkan warga masyarakat Jambi meningkatkan pendapatan. Kemudian para pengusaha perhotelan, kuliner, transportasi dan jasa-jasa lainnya juga diharapkan dapat memetik hasil dari even olahraga nasional itu.

“Saya harap, pelaksanaan Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Jambi, khususnya masyarakat yang berada di sekitar Danau Sipin. Salah satu dampak positifnya adalah meningkatnya perekonomian masyarakat Jambi,” katanya.

Siap Digelar

Fachrori Umar menilai persiapan Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin, Kota Jambi sudah hampir rampung. Pembangunan seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk kejurnas dayung tersebut sudah hampir selesai. Jadi kejurnas dayung nasional yang direncanakan dibuka Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tersebut siap digelar.

“Saya tadi sudah melihat sejauh mana kesiapan kita untuk melaksanakan Kejurnas Dayung Nasional pada 24-28 Juli 2019, dan event tersebut telah siap digelar,” katanya.

Menurut Fachrori Umar, jalur arena Kejurnas Dayung Pelajar Nasional di Danau Sipin, Kota Jambi telah siap 100 persen. Jalurnya telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari dermaga apung titik start sampai titik finish sudah selesai.

“Saya optimistis Kejurnas Dayung Pelajar Nasional ini berlangsung sukses karena semua fasilitas telah dipersiapkan secara baik. Kita tadi sudah sama-sama melihat, tinggal sedikit saja yang perlu diperbaiki, yakni merapikan kekurangan fasilitas yang belum selesai di beberapa lokasi danau,” katanya.

Menurut Fachrori Umar, salah satu kendala yang belum selesai dirampungkan mempersiapkan Kejurnas Dayung Pelajar Nasional Danau Sipin Kota Jambi itu, yakni masih adanya keramba apung ikan milik masyarakat di sisi kanan dan kiri jalur arena lomba.

“Kami berupaya meminta masyarakat untuk sementara memindahkan keramba apung tersebut, karena keberadaan keramba apung tersebut tentu akan mengurangi keindahan arena lomba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Provinsi Jambi, Wahyuddin mengatakan, kejurnas dayung di Danau Sipin Kota Jambi tersebut memperlombakan 14 cabang. Di antaranya rowing, cano, kayak, indooor rowing mesin ergometer. Jumlah atlet dayung yang diperkirakan mengikuti kejurnas dayung tersebut sekitar 161 orang dari 25 pusat pelatihan dayung pelajar seluruh Indonesia.

“Tim dayung yang dibiayai pemerintah pusat mengkikuti kejurnas dayung tersebut berasal dari 12 daerah. Sedangkan beberapa tim dayung daerah yang mengikuti kejurnas dayung tersebut dibiayai pemerintah daerah masing-masing,”katanya.

Dijelaskan, Pemprov Jambi bertekad mempertahankan predikat juara umum pada kejurnas dayung di Kota Jambi tersebut. Pada kejurnas dayung di Bau Bau, Sulawesi Tenggara tahun lalu, tim dayung Provinsi Jambi meraih juara umum.(JP-SP)

KETEK: Pengunjung hanya datang dan duduk dipinggir sembari memandang aktifitas pendayung ketek (Sampan Perahu) sebagai transportasi danau, Rabu (29/5/2019). Selebihnya pengunjung hanya duduk-duduk memandang Danau Sipin yang kondisinya belum sepenuhnya patut disebut sebagai obyek wisata. Foto Asenk Lee Saragih

KETEK: Pengunjung hanya datang dan duduk dipinggir sembari memandang aktifitas pendayung ketek (Sampan Perahu) sebagai transportasi danau, Rabu (29/5/2019). Selebihnya pengunjung hanya duduk-duduk memandang Danau Sipin yang kondisinya belum sepenuhnya patut disebut sebagai obyek wisata. Panorama Danau Sipin di Kota Jambi, tempat penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar pada tanggal 24-28 Juli 2019. (Foto: Asenk Lee Saragih)

LEAVE A REPLY