Dewan Pers Adakan Workshop Pasca Pemilu 2019 dan Jelang Pilkada Serentak 2020

0
114
Dewan Pers melakukan Workshop (Diskusi-red) Peliputan Pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 dan Jelang Pilkada Serentak 2020 kepada para Jurnalis Cetak, Televisi, Radio, Siber dari berbagai organisasi Pers di Jambi, bertempat di Aston Hotel Jambi, Kamis (1/8/2019). Foto Asenk Lee Saragih

Pers Dilibatkan Dalam PKPU Pilkada 2020

Jambipos, Jambi-Dewan Pers melakukan Workshop (Diskusi-red) Peliputan Pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 dan Jelang Pilkada Serentak 2020 kepada para Jurnalis Cetak, Televisi, Radio, Siber dari berbagai organisasi Pers di Jambi, bertempat di Aston Hotel Jambi, Kamis (1/8/2019).

Tampil sebagai narasumber pada Workshop ini adalah Hendry Chairudin Bangun (Wakil Ketua Dewan Pers), Hassanein Rais (Anggota Dewan Pers), Asnawi R MPd (Ketua Bawaslu Provinsi Jambi), Moderator Saman SPt.

Workshop dibagi dua tahap. Untuk tahap pertama narasumber oleh Hassanein Rais dan Asnawi R MPd dengan Moderator Saman Spt.

Hassanein Rais dalam pemaparannya mengatakan, para Jurnalis harus memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dalam setiap karya jurnalistiknya. Sehingga dalam penyajian berita selalu diupayakan berimbang.

Dia juga menyebutkan, agar media menghindari konflik dalam pemberitaan dengan mengedepankan kehati-hatian dan mengacu pada Kode Etik Jurnalistik. “Para pengiklan akan menarik diri dari media yang sering terlibat konflik delik pers,” ujar Hassanein Rais.

Hassanein Rais juga menekankan agar wartawan selalu menjunjung tinggi independensi (nurani) dalam setiap menuliskan berita, bukan karena tekanan pihak lain. Juga para wartawan agar selalu menggunakan bahasa Indonesia yang benar atau bahasa-bahasa yang arti positif (Positife Tone-red).

“Pada hakikatnya tugas per situ adalah menyuarakan aspirasi rakyat kebanyakan atau publik dan mengupayakan kedamaian dalam setiap pemberitaan. Menuliskan dengan bahasa-bahasa yang mendidik dan positif meski itu berita mengkritisi,” ujarnya.

Sementara Asnawi R MPd dalam pemaparannya juga mengapresiasi peran pers dalam mensukseskan Pemilu 2019. Pihaknya juga menggandeng Pers dalam memberikan informasi terkait Pemilu kepada masyarakat.

“Pers merupakan media yang sangat efisian dan tepat dalam penyampaian informasi terkait Pemilu dan Pilkada kepada masyarakat. Meski dibatasi banyak aturan oleh regulasi pemilu, peran Pers tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Disebutkan, Pers selalu memberitakan konflik Pemilu dan Pilkada secara transparan kepada masyarakat luas. Sehingga peran Pers dalam mensukseskan Pemilu dan Pilkada serentak sangatlah besar. Pers  sebagai Piler ke 4 Demokrasi Indonesia sangat dibutuhkan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairudin Bangun menerangkan lebih kepada konflik delik pers di daerah. Misalnya wartawan dilaporkan ke polisi oleh pihak yang diberitakan.

Dia juga menekankan agar Polisi di daerah untuk memahami  Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding-MoU) antara Dewan Pers dengan Kepolisian Republik Indonesia yang membedakan penanganan perkara pers dengan perkara lain. Polisi juga diminta tidak asal memperkarakan wartawan terkait dengan delik pers (hasil karya Jurnalistik) dengan undang-undang Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: Dewan Pers Tunjuk Saman SPt Sebagai Perpanjangan Tangan di Jambi

Baca: Dewan Pers Minta Polisi Jangan “Asal” Pidanakan Jurnalis

Baik Hendry Chairudin Bangun, Hassanein Rais dan Asnawi R MPd untuk menghadapi Pilkada Gubernur Jambi dan 5 Pilkada Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi September 2020, Pers di Jambi agar memberitakan figure-figur calon dengan transparan dan berimbang.

Ketiganya juga menekankan, sejak kini agar Pers di Jambi secara transparan bisa memberitakan jejak rekam bakal calon kepala daerah, sehingga masyarakat mengetahui siapa calon yang akan mereka pilih yang sesuai dengan aspirasi mereka.

Pada Workshop Peliputan Pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 dan Jelang Pilkada Serentak 2020 ini juga diselingi dengan tanya jawab peserta  Workshop dengan para narasumber. Dalam dialok muncul pernyataan tentang delik pers dan solusi dalam mensiasati pemberitaan sosialisasi bakal calon kepala daerah saat Pilkada serentak. (JP-Asenk Lee Saragih)

Dewan Pers melakukan Workshop (Diskusi-red) Peliputan Pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 dan Jelang Pilkada Serentak 2020 kepada para Jurnalis Cetak, Televisi, Radio, Siber dari berbagai organisasi Pers di Jambi, bertempat di Aston Hotel Jambi, Kamis (1/8/2019). Foto Asenk Lee Saragih

LEAVE A REPLY