Dituding Korupsi, Kepsek SMPN2 Merangin Angkat Bicara

0
1055

Jambipos,Merangin- Kepala Sekolah SMPN2 Merangin membantah, tundingan korupsi yang ditujukan langsung kepadanya melalui media Sosial baru-baru ini.

“Karena isi Story’ Pemberitaan tersebut tanpa adanya perimbangan dari narasumber yang berkompeten.
Semua penggunaan dana tersebut ada aturan mainnya dan sudah sesuai keperuntukannya,” kata Asmiah di Rantau Panjang, Minggu (18/8/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah berkerja sesuai dengan sistem yang baku, teratur menurut petunjuk, mulai dari menteri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin sampai ke sekolah, semua berdasarkan aturan main yang jelas.

Ia menambahkan, penggunaan dana Bos peruntukannya sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan seperti Permendikbud No. 8/2017.

“Secara garis besar, banyak item yang harus dipenuhi, mulai dari pembelanjaan, bahan untuk praktik para siswa, ATK, ulangan umum, bayar listrik, dan lain” ungkapnya.

Menurutnya, dalam penggunaan dana-dana tersebut ada tim dan telah melalui prosedur yang untuk membelanjakannya. Ia mencontohkan seperti untuk pembelian bahan praktik misalnya, ada kepala kopetensi keahlian di jurusan masing-masing.

Ia menambahkan, bahwa penggunaan dana Bos maupun dana komite itu digunakan dan dikelola oleh tim maupun oleh pihak komite itu sendiri, bukan kepala sekolah yang mengelolanya sendiri.

Sesuai aturan Permendikbud No. 8/2017, petunjuk penggunaan dana BOS dilaporkan secara periodik tiga bulan sekali. Laporan ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, namun jika tidak dana tersebut tidak bisa dicairkan, katanya.

“Kami laporkan dulu yang tiga bulan itu baru cair yang berikutnya. Saya tegaskan bahwa sebagian besar isi berita tersebut hoaks, sehingga sangat merugikan dan mencemarkan nama baik saya maupun keberadaan SMPN2 Merangin, sehingga akan ditindak lanjuti,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Warga Sekalian Wali Murid, sangat menyayangkan bahwa kabar berita yang beredar di media sosial baru-baru ini hanya sepihak sebab yang mengatakan kepala sekolah Korupsi bukanlah orang yang berkompeten di bidangnya jelas warga sebab semua itu ada prosedur nya masing-masing, (Jp-Bay)

LEAVE A REPLY