Ivan Wirata Ajak DPR RI Sinergi Bangun Jembatan Batanghari III

0
204
H Ivan Wirata bersama HBA dan H Bakri disela-sela Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Definitif Masa Jabatan 2019 - 2024, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (07/10/2019). (Foto Kolase FB)

Jambipos, Jambi-Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Golkar H Ivan Wirata ST MM MT mengajak segenap Anggota DPRD Provinsi Jambi untuk bersinergi dengan Anggota DPR RI Dapil Jambi guna mewujudkan pembangunan Jembatan Batanghari III yang letaknya akan dibangun di Desa Sungai Duren, Kabupaten Muarojambi.

Hal itu diungkapkan Ivan Wirata kepada wartawan disela-sela Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Definitif Masa Jabatan 2019 – 2024, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (07/10/2019).

Tampak hadir pada kesempatan ini Gubernur Jambi masa bakti 2010 – 2015, Drs.H.Hasan Basri Agus,MM, Angota DPR RI Dapil Provinsi Jambi H. Bakri, Ihsan Yunus, para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Hasip Kalimuddin Syam, para OPD Pemerintah Provinsi Jambi, para pupati/walikota se Provinsi Jambi, dan para undangan lainnya.

Sementara Empat orang pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang dilantik sesuai dengan surat keputusan yaitu Edi Purwanto,SHI, M.Si dari Fraksi PDIP, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra,SE dari Fraksi Gerindra, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara, S.Psi, M.Si,BA dari Fraksi Golkar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi H. Burhanundin Mahir, SH dari Fraksi Demokrat.

“Selamat atas dilantiknya unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi (Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi ) Definitif periode 2019 – 2024. Semoga kedepan kita semakin amanah dalam mengemban tugas, dan insyaAllah akan bersinergi dengan DPR RI perwakilan Provinsi Jambi untuk Pembangunan Jembatan Aur Duri 3, Pelabuhan Ujung Jabung dan pembangunan Provinsi Jambi pada umumnya,” kata Ivan Wirata.

Menurut Ivan Wirata yang juga mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi 2011-2014 ini, dirinya mengajak Anggota DPR RI Dapil Jambi untuk bersinergi dan dapat mewujudkan pembangunan Jembatan Batanghari III.

Disebutkan, pembangunan Jembatan Batanghari III yang akan dibangun di Desa Sungai Duren, Kabupaten Muarojambi, akan diintegrasikan dengan pembangunan jalur kereta api trans Sumatera yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan Provinsi Riau.

Kata IW, saat dirinya menjabat Kadis PU Provinsi Jambi, tahapan pembangunan Jembatan Batanghari III sudah dilakukan, yakni mengubah desain yang diusulkan oleh Pemkab Muarojambi dan selanjutnya diajukan kembali ke Kementerian PU.

“Jembatan Batanghari-III itu sudah ada desainnya dari Muarojambi, hanya dalam desain itu ada nama konvensional,” katanya.

Kedepan, bahwa Jembatan Batanghari-III itu akan disatukan dengan jalur lintas kereta api Trans-Sumatera dan rencana jalan tol, namun itu masih dalam usulan.

Disebutkan, Pemprov Jambi akan mengusulkan rencana pembangunan Jembatan Batanghari III yang diusulkan oleh Pemkab Muarojambi ke pusat bisa diintegrasikan dengan pembangunan jalur kereta api trans sumatera yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan Provinsi Riau.

Kata IW, dulu usulan pembangunan Jembatan Batanghari III tersebut telah diterima oleh Pemprov Jambi lewat PU Provinsi Jambi. Usulan pembangunan Jembatan Batanghari III terpikir untuk bisa mengintegrasikan dengan jalur kereta api Trans Sumatera dan menurutnya usulan tersebut sedang dikonsultasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan juga Bappenas.

Desain Jembatan Batanghari III yang akan dibangun di Desa Sungai Duren, Kabupaten Muarojambi. Foto Asenk Lee Saragih

Dibutuhkan Dana Rp 400 Miliar

Seperti diberitakan Jambipos sebelumnya, dibutuhkan dana sebesar Rp 400 Miliar untuk membangun Jembatan Batanghari III yang letaknya di Desa Sungai Duren, Kabupaten Muarojambi.

Hal itu dikatakan Direktur Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PERA) Ir Iwan Zakarsi, M Eng Sc kepada wartawan disela-sela kunjungan kerja bersama 12 Anggota Komisi V DPR RI, di Provinsi Jambi, Senin-Selasa (30-31 Oktober 2017) lalu.

Iwan Zakarsi mengatakan, pihaknya siap membantu terwujudnya pembangunan Jembatan Batanghari III, tentunya harus sesuai mekanisme yang sudah diatur secara jelas, baik anggaran perimbangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dan juga soal pembebasan lahan.

Menurut Iwan Zakarsi, persoalan pembebasan lahan tentu menjadi syarat mutlak yang harus diselesaikan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muarojambi.

“Kalau pembebasan lahan itu sudah rampung dan tidak akan menuai masalah barulah akan dilakukan study kelayakan terkait pembangunan jembatan tersebut. Sesuai data teknis yang disampaikan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi kepada pihak kami, tipe jembatan Batanghari III yang akan dibangun itu merupakan Continuous Arch Bridge (Main spain), Splice I- Girder – (Cause Way) , Pile Slab (Approach Brige). Dengan lebar jembatan 9, 00 meter, dan tinggi jembatan 32, 7 meter (dari bearing hingga batang atas), sedangkan panjang jembatan 324 meter (72, 00 meter  + 180, 00 meter + 72, 00 meter), sementara untuk system pondasi membutuhkan Bore Pile 1500,” katanya.

Kata Iwan Zakarsi, dalam pembangunan jembatan yang diharapkan dapat didukung melalui pembangunan dana APBN, juga tidak terlepas dari berbagai kajian, seperti untuk kepentingan aktivitas ekonomi, dan pengembangan wilayah di daerah ini. Jika seluruh aspek itu tercukupi, Insya Allah pembangunan Jembatan Batanghari III medapat dukungan Pemerintah Pusat.

Usulkan Kementeri

Sebelumnya, Gubernur Jambi telah mengusulkan rencana pembangunan Jembatan Batanghari III itu kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu Pera) Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Usulan pembangunan itu disampaikan Zumi Zola saat Kongres, Rapat Anggota Tahunan dan Seminar Nasional INACID (Indonesian Commite On Irigation and Drainage) yang dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu Pera) Mochamad Basoeki Hadimoeljono, di Hotel Abadi Suite Kota Jambi, pada Jum’at (10/3/2017) lalu.

“Kita sedang mengkaji Jembatan Batanghari III. Kenapa Batanghari III, karena mengingat Jembatan Batanghari I sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk dilalui mobil-mobil besar. Dan Alhamdulillah, direspon positif oleh Pak Menteri,” ujarnya.

Rencana Pembangunan Jembatan Batanghari III ini akan menelan biaya Rp 400 Miliar. Disebutkan, saat ini tahapan yang dilakukan yakni mengubah desain yang diusulkan oleh Pemkab Muarojambi dan selanjutnya diajukan kembali ke Kementerian PU.(JP-Asenk Lee)

LEAVE A REPLY