Bawa Lari Gadis Bawah Umur, Pimpinan Ponpes di Tabir Ditangkap Massa

0
2163
Bawa Lari Gadis Bawah Umur, Pimpinan Ponpes di Tabir di Tangkap Massa

Jambipos, MeranginРSedih dan pilunya  hati kedua orang tua Mawar gadis belia yang berusia 18 tahun saat mengetahui anak gadis kesayangnannya yang telah di buat malu oleh Pimpinan Ponpes di Tabir itu dengan prilaku yang tidak wajar.

 

Bagaimana tidak. Putri yang disayangnya itu tertangkap oleh warga Pulau Aro saat mencoba melakukan melarikan anak gadis di bawah umur asal Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu.
Ya” mendapat informasi demi informasi kami pemuda Palau Aro Langsung bergegas mengejar mereka dan akhirnya kami temukan mereka di pendakian bukit ganduk dengan keadaan motor rusak.
Warga terperangah dengan teman yg memboncengi mawar pakai jilbab persis nya seperti seorang perempuan.
Ketika itu jilbabnya langsung kami buka ternyata itu adalah lelaki yang tidak lain adalah Pimpinan Yayasan Pondoka Pesantren yg berada di Tabi jelas Warga.
Anas Kepala desa pulau Aro saat di jumpai di kantor desa Salasa 8 Oktober 2019 juga membenarkan kejadian tersebut. “Saya hanya mengamankan terduga dari amukan massa. Sebab terduga bertele-tele saat memberikan keterangan kepada Tokoh masyarakat Desa Pulau Aro dan lama lama terduga juga mengakui atas perbuatannya dan dengan kejadian tersebut terduga terancam denda hutang adat yang telah ditentukan,” katanya.
Pimpinan Pondok Pesantren (T) saat di konfirmasi Selasa 8 Oktober 2019 sekira pukul 15:00 juga mengakui kejadian tersebut.
Hal ini bukan yang pertama kalinya bg, Baru-baru ini Mawar juga bersama saya selama tiga Minggu, dan mawar saya titipkan di rumah keluarga saya yang ada di Bangko dan apapun kebutuhan mawar sayalah yang memenuhi semuanya.
Saat ditanyai awal kedekatan Pimpinan pesantren itu juga berbicara jujur dan Paseh.
Awalnya Mawar Mondok di tempat saya selama delapan bulan terakhir ini Mawar menunggak semua iyuran pada akhirnya kami memberi teguran kepada Mawar.
Dengan teguran tersebut saya khilaf dan tidak sengaja Mencium Mawar di lingkungan Pondok Pesantren.
“Dengan kejadian itu saya selalu di ancam oleh Mawar untuk harus mengikuti semua apa yang diinginkannya termasuk saya harus menyekolahkan dia di Ponpes ternama di Muara Bungo. Mungkin terakhhir ini apes saya bang sehingga diketahui warga saat saya menjemput Mawar. Dan Alhamdulillah Mawar sudah saya nikah sirikan pada hari ini juga Selasa (8/10/2019),” katanya. (JP-Bay)

LEAVE A REPLY