Ketua DPRD Jambi Puji Kinerja TNI Padamkan Karhutla

0
54
Edi Purwanto yang memimpin PDIP Provinsi Jambi lima tahun terakhir, terpilih kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Jambi periode 2019 – 2024 pada Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Provinsi Jambi di aula DPD PDIP Provinsi Jambi, Minggu, 30 Juni 2019. ( Foto: Istimewa )

Jambipos, Jakarta- Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto, memuji kinerja TNI yang tidak kenal lelah membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya. Menurut Edi, kebakaran hutan dan lahan adalah masalah serius dan harus melibatkan semua pihak untuk menyelesaikannya.

Dalam proses pemadaman, personel TNI menjadi garda utama yang selalu hadir membantu memadamkan api dan menyelamatkan masyarakat terdampak. Demikian disampaikan Edi setelah mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua DPRD Jambi dalam rapat paripurna DPRD Jambi, Senin (7/10/2019).

“Pada usia 74 tahun, TNI terus profesional hadir membantu masyarakat. Dalam masalah kebakaran hutan ini, peran TNI sangat penting dalam usaha pemadamannya. Kami tentu berterima kasih atas kerja keras TNI memadamkan karhutla di Jambi. Saya yakin TNI ke depan tetap profesional bersama rakyat serta teguh menjaga NKRI,” kata Edi dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Selasa (8/10/2019).

Edi berjanji melaksanakan tugas, menjalankan hak dan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan, terutama Undang–Undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah 12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

“Demi terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik, DPRD Provinsi Jambi siap bersinergi dengan pemerintah provinsi untuk mewujudkan visi dan misi Jambi Tuntas 2021,” ujar Edi.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jambi tersebut juga mengapresiasi kerja Pemerintah Provinsi Jambi sejauh ini. Namun, menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, antara lain kualitas pelayanan publik, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kondisi jalan, harga karet dan sawit yang belum berpihak pada petani, konflik lahan, lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang tidak berkesudahan, masalah angkutan batubara, serta koordinasi antarlembaga.

“DPRD Jambi akan melaksanakan fungsinya secara optimal, khususnya dalam hal pengawasan dan penganggaran, untuk membantu Pemprov Jambi keluar dari permasalahan tersebut,” ucap Edi.

Untuk menyelesaikan permasalahan di Jambi, kata Edi, keterbukaan informasi dan transparansi adalah hal yang harus dikedepankan. Dia bertekad menjadikan DPRD Provinsi Jambi rumah besar yang terbuka pada aspirasi masyarakat, dan mendorong Pemerintah Provinsi Jambi membangun serta menyinergikan berbagai sistem elektronik untuk meningkatkan indeks pelayanan publik.

“Untuk menjadi wakil rakyat yang baik tentu kami tidak boleh menutup diri dari aduan dan keluhan masyarakat,” tutup Edi.(JP_SP)

LEAVE A REPLY