counter easy hit Banjir Surut, Warga Sarolangun yang Mengungsi Kembali ke Rumah - JambiPos.id

Banjir Surut, Warga Sarolangun yang Mengungsi Kembali ke Rumah

Jambipos, Jambi- Seluruh pengungsi di delapan desa yang dilanda banjir di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi sudah kembali ke rumah masing-masing, Rabu (5/2/2020) menyusul surutnya banjir di daerah itu. Warga membersihkan rumah mereka yang penuh lumpur.

Sedangkan kegiatan belajar di beberapa sekolah dasar (SD) yang terendam banjir di Kecamatan Limun belum normal kendati siswa sudah masuk sekolah. Siswa melakukan gotong royong membersihkan sekolah mereka dari lumpur yang memenuhi lantai sekolah.

“Banjir yang melanda delapan desa di Kecamatan Limun, Sarolangun sejak Senin (3/2/2020) sudah surut. Hingga Rabu (5/2/2020), tidak ada lagi rumah yang terendam banjir di delapan desa, Kecamatan Limun. Warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka membersihkan rumah yang kotor akibat lumpur dan sudah mulai kembali melakukan aktivitas sehari-hari,”kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun, Trianto di Sarolangun, Jambi, Rabu (5/2/2020).

“Petugas TNI, Polri dan BPBD masih tetap berada di lokasi banjir. Mereka membantu membersihkan rumah warga yang penuh lumpur dan material sisa banjir,”ujarnya.

Mengenai dampak banjir, Trianto mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan ke setiap desa. Dari sekitar 500 unit rumah warga yang terendam banjir di delapan desa di Kecamatan Limun, belum diperoleh data mengenai kerusakan rumah, fasilitas umum dan sekolah.

“Pendataan dampak banjir di daerah ini masih dilakukan petugas di lapangan. Setelah pendataan selesai, baru kami mengusahakan bantuan, khususnya bantuan memperbaiki kerusakan rumah, sekolah dan fasilitas umum lainnya,”katanya.

Terkait longsor di ruas jalan Bukit Rayo yang menghubungkan Kecamatan Batangasai – Sarolangun, Trianto mengatakan, sebagian besar material longsor yang menimbun ruas jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu sudah berhasil dibersihkan. Sedangkan arus transportasi Batangasai – Sarolangun yang sempat terputus dua hari terakhir sudah lancar kembali. Empat unit alat berat masih siaga di lokasi mengantisipasi longsor susulan.

“Ruas jalan Batangasai – Sarolangun yang tertimbun longsor pada 11 lokasi sudah dibersihkan. Ruas jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan. Namun aliran listrik ke Batangasai belum hidup karena lima tiang listrik yang tumbang belum diperbaiki,”ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan pihak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun terus memantau ketersediaan kebutuhan pokok dan kondisi kesehatan warga masyarakat di desa-desa yang terpapar banjir. Seluruh korban banjir di Kecamatan Limun diharapkan mendapatkan bantuan pangan, air bersih dan obat-obatan.

“Pihak dinas sosial dan kesehatan sudah saya minta secara intensif membantu korban banjir. Prioritas utama penanganan korban banjir, yaitu memberikan bantuan makanan, air bersih dan obat-obatan. Bantuan perbaikan kerusakan rumah korban banjir akan diusahakan setelah ada data mengenai jumlah rumah yang rusak,”katanya. (JP-SP)

Recommended For You