counter easy hitBelasan Siswa Positiv Covid-19, SMA Titian Teras Jaluko Muarojambi Hentikan Tatap Muka - JambiPos.id

Belasan Siswa Positiv Covid-19, SMA Titian Teras Jaluko Muarojambi Hentikan Tatap Muka

Jambipos, Jambi-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menghentikan proses belajar mengajar tatap muka di SMAN Titien Teras Abdurrahman Sayoeti, di Kecamatan Jaluko Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi menyusul ditemukannya 14 siswa positif terpapar Covid-19. Seluruh siswa sekolah itu juga diminta untuk melakukan rapit antigen secara mandiri.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, hasil PCR belasan Siswa SMA Negeri Titian Teras dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19. Sebanyak 19 siswa yang rapid antigen reaktif, 14 siswa test PCR-nya positif agar diisolasi di Bapelkes Pijoan Muarojambi.

Johansyah mengatakan langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan terhadap SMAN TT yaitu berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jambi. Bagi siswa Kelas XI yang sudah dipulangkan agar dilakukan rapit antigen secara mandiri atau koordinasi test di Labkesda.

“Untuk kelas X dipulangkan, namun test rapid antigen terlebih dahulu. Jika negatif baru boleh pulang, sampai di rumah tetap isolasi mandiri. Semua guru dan pegawai TU agar di rapit test antigen dan sekolah agar diliburkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

Disebutkan, sebanyak 153 siswa SMAN Titian Teras sudah dilakukan rapit test antigen hari Jum’at kemarin. Hasilnya 19 yang reaktif positif. Sebanyak 19 siswa yang reaktif atau positif sudah swab  PCR  hari Senin dan menunggu hasilnya.

Pihak sekolah sudah buat surat pada orang siswa untuk memulangkan semua siswa kelas XI mulai hari Minggu, jika sudah didapat antigen hasil negative. Sebanyak 19 siswa reaktif atau positif setelah PCR hasilya positif, Satgas Covid-19 Provinsi Jambi menyarankan sekolah dihentikan sementara tatap mukanya. Juga untuk kelas X telah dirapit antigen secara massive sejak Selasa kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, seluruh Siswa SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti, di Kecamatan Jaluko Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi dipulangkan menyusul ditemukannya sejumlah siswa posif covid-19. Sebelumnya siswa SMA Titian Teras selama sepekan telah masuk asrama dan menjalani pembelajaran tatap muka. Namun karena ada siswa yang positic covid-19, seluruh siswa terpaksa kembali ke rumah masing-masing dan belajar daring.

Menurut seorang siswa SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti, Minggu (21/3/2021) malam, bahwa salah satu siswa kelas XII positif covid-19.  Siswa tersebut baru ketahuan positif korona setelah menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Jambi Sabtu (20/03/2021).

Menurut siswa ini, belum ada petunjuk hingga kapan mereka belajar dari rumah kembali (daring). Katanya, bahwa siswa tersebut mengeluh tidak enak badan, kemudian setelah menelepon orang tuanya, siswa tersebut dibawa pulang.

Atas kejadian itu kini semua kegiatan belajar mengajar tatap muka di Titian Teras Abdurrahman Sayoeti Muarojambi dihentikan secara tatap muka hingga batas waktu yang belum ditentukan dan tetap belajar daring.

Sebelunya Dinkes Muarojambi melakukan tracking atas kejadian itu. Dari  tracking terhadap153 siswa yang kemudian juga dirapid test antigen, ditemukan 19 siswa terkonfirmasi positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Afifuddin membenarkan ada siswa SMA Titian Teras yang terindikasi positif covid-19. Menurut dia ini diketahui dari hasil  rapid antigen kepada siswa yang ada di sana.

Dari hasil tracking sebanyak 153 orang siswa di SMA yang menjalani rapid antigen, sebanyak 19 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. Dikatakan, hasil rapid antigennya positif. Penentuannya civid atau tidak masih menunggu hasil swab PCR.  Senin 22 Maret 2021 baru diambil swabnya.

“Tindakan selanjutnya untuk yang positif antigen itu diisolasi sementara. Mereka akan diisolasi di dalam asrama yang terpisah. Mereka akan dipisah dengan yang negatif covid, tapi masih dalam satu komplek Titian Teras. Rencananya, Senin akan dilakukan test PCR. Jika positif segera diisolasi di Bapelkes Pijoan,” kata sembari meambahkan sementara yang negatif tetap diisolasi dan akan dilakukan test rapid antigen yang kedua 10 hari kedepan.(JP-Asenk Lee)

 

 

 

Recommended For You