counter easy hit Jambi Lanjutkan Pembangunan PLTA Batang Merangin - JambiPos.id

Jambi Lanjutkan Pembangunan PLTA Batang Merangin

Jambi, Jambipos – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Merangin, Provinsi Jambi berkapasitas 350 megawatt (MW) yang sempat terbengkalai lebih 15 tahun akhirnya dilanjutkan kembali. PLTA Batang Merangin dilanjutkan sebagai salah satu upaya mengatasi krisis listrik di Provinsi Jambi dan beberapa wilayah di Sumatera.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar di Jambi, Rabu (4/3/2020) menjelaskan, pembangunan PLTA Batang Merangin kini ditangani PT Bukaka Teknik Utama. Sebagian fasilitas pembangkit listrik, khususnya terowongan air PLTA tersebut kini sudah mulai dikerjakan. Pembangunan PLTA Batang Merangin yang berada di Dusun Bedeng Lima, Desa Batang Merangin Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi tersebut diperkirakan rampung tahun 2025.

“Berdasarkan hasil peninjauan kami baru-baru ini, pembangunan berbagai fasilitas pembangkit listrik PLTA Batang Merangin kini sudah dikerjakan. Misalnya terowongan air dan jalan menuju pusat PLTA. Sesuai rencana PT Bukaka Teknik Utama, PLTA tersebut akan rampung tahun 2025,” kata Fachrori Umar.

Dijelaskan, pembangunan PLTA Batang Merangin sempat tertunda belasan tahun karena pihak kontraktor hanya merancang kapasitas PLTA sekitar 150 MW. Namun setelah pihak PT PLN melakukan survei, ternyata PLTA Batang Merangin bisa menghasilkan daya listrik 350 MW.

“Jika PLTA Batang Merangin selesai dan menghasilkan daya listrik 350 MW, PLTA tersebut bakal bisa memasok listrik ke 11 kabupaten/kota di Jambi. Bahkan PLTA Batang Merangin akan bisa memasok listrik ke beberapa daerah di Sumatera seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Bengkulu,” kata Fachrori Umar.

Dikatakan, Provinsi Jambi hingga kini masih mengalami krisis listrik. Hal tersebut ditandai dengan masih banyaknya desa di Jambi yang belum terjangkau jaringan listrik. Selain itu listrik di Kota Jambi dan beberapa kabupaten di Jambi juga masih sering padam akibat kurangnya pasokan daya listrik di daerah itu.

Menurut Manajer Pelayanan PT PLN Jambi, Hanfi Adrhean Abidin, jumlah desa yang belum dialiri listrik hingga saat ini masih ada 50 desa. Sebagian besar desa yang belum dialiri listrik tersebut berada di Kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Lambatnya pembangunan jaringan listrik ke desa-desa yang belum dialiri listrik tersebut disebabkan akibat infrastruktur jalan dan jembatan yang sangat minim. Kondisi daerah berbukit, rawan longsor dan sungai membuat pembangunan jaringan listrik di 50 desa di Jambi tersebut sulit,” ungkapnya.

Secara terpisah Ketua Komisi III (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori mengatakan, pihaknya mendorong PT PLN mencari alternatif pembangkit listrik untuk mempercepat pembangunan listrik ke daerah-daerah terpencil di Jambi.

“Salah satu alternatif sumber listrik yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi krisis listrik di Jambi, yaitu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Saat ini sudah banyak desa di Jambi yang mendapat pasokan listrik dari PLTS,” ujarnya.(JP-SP)

Recommended For You