counter easy hit Jaran Rusak di Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Telan Korban - JambiPos.id

Jaran Rusak di Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Telan Korban

Jambipos, Merangin-Seorang warga pengendara terjatuh dan terluka saat melintasi jalan rusak di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Senin (15/3/2021). Warga Desa Jelatang tanam pohon pisang di Jalan Lintas Sumatra Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin.

PT Perdana  memperbaiki jalan  pada saat digali lobang tidak ditimbun lagi dan juga tidak di kasih rambu –tambu. Jambipos Rabu (17/3/2021) konfirmasi salah seorang  petugas yang sedang bekerja ditanya. PT apa yang mengerjakan jalan ini. Dengan sepontan dia jawab PT Perdana,” Emi katanya.

Akibat dari itu warga masuk lobang lalu menimbulkan kecelakaan. Kontraktor Pelaksana dan Pemerintah harus bertanggung jawab. Korban kecelakaan tunggal akibat lubang  perbaikan jalan yang saat ini.

Sekarang korban dibawa ke RSUD Kol Abunjani Bangko, dan sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polsek Pamenang dengan dibantu para anggota  Polsek pamenang Merangin dan masyarakat sekitar.

Korban atas nama, Murdani, Ketua RT 01 Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat. Saat ini kendaraan bermotor roda dua dengan nomor polisi BH 4330. IB warna putih. Kerusakan kaca lampu, spion dan hand rem.

Bagi pemerintah baik pusat maupun daerah perlu dipanggil pemborongnya, peringatan bahwa ada sanksi apabila membiarkan jalan yang digali.

Sesuai Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan  yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Kondisi cuaca atau kendala anggaran, masih dapat dilakukan cara lain. Yang penting bisa menjadi perhatian pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Karena kalau terjadi kecelakaan lalu lintas, tidak terkena sanksi hukum. Pasal 24 ayat (2), dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya. Penyelenggara jalan yang tidak dengan segera  memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan  Laka berat atau kerusakan kendaraan.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki dapat  seharus nya dapat sangsi pidana kurungan penjara. Terkait sering kejadian ini dari pihak warga Merangin sangat menyedihkan  dan menyayangkan. “Dengan kondisi jalan seperti ini, Kontraktor dan Pemerintah harus bertanggung jawab” ujar seorang  anggota  LSM Merangin.

Kapolsek Pamenang IPTU Fatkur Rohman lewat WhatsApp. “Benar, telah Ter jadi kecelakaan tunggal di desa jelatang Kecamatan Pamenang pengendara sepeda motor warna putih,” ungkap nya.

Dari ungkapan Masyarakat sekitar TKP, akibat jalan berlubang terkait perbaikan. “Sudah sering terjadi kecelakaan di  daerah sini akibat proyek  jalan itu,” katanya. (JP-Yah)

Recommended For You