counter easy hitKasus Murid Tantang Guru di Gresik Berakhir Damai - JambiPos.id

Kasus Murid Tantang Guru di Gresik Berakhir Damai

Jambipos, Gresik-Kasus murid menantang guru yang menegurnya karena merokok di dalam kelas berakhir damai. Nur Khalim (30), memaafkan siswanya, AA (16), yang telah mempersekusinya di depan kelas.

Kasus ini dianggap selesai setelah dilakukan mediasi disaksikan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Minggu (10/2/2019) siang. Guru honorer yang dikenal sebagai takmir dan muazin di tempat ibadah yang ada di dekat rumahnya itu mengaku tidak dendam.

Dalam mediasi di Mapolsek Wringinanom guru pelajaran IPS berstatus tenaga honorer SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, itu mengaku tak akan mempermasalahkan lagi perlakuan muridnya.

“Namanya anak-anak Mas, perlu perhatian dari kedua orang tuanya, bukan hanya guru di sekolahnya,” ujar Nur Khalim saat mediasi antara dirinya dengan AA.

Dalam kejadian 3 Februari lalu yang direkam video, AA sempat menantang dan menarik kerah baju Nur Khalim. AA melakukan tindakan kurang ajar itu Nur Khalim melarang dirinya merokok di dalam ruang kelas pada saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung.

Nur Khalim mengaku sudah memaafkan muridnya. Dalam mediasi itu, AA menyatakan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari dan akan patuh terhadap guru serta peraturan sekolah.

Nur Khalim menjelaskan, tindakan persekusi itu terjadi saat dirinya menegur AA yang sedang merokok di dalam kelas. Dengan perkataan baik, dia meminta AA untuk mematikan rokok yang diisapnya.

Namun, niat baik tersebut justru mendapat respons negatif. AA merasa tersinggung dan berdiri dari tempat duduknya lalu menghampiri Nur Khalim menantangnya. Tak sekadar mengucapkan kata-kata kotor, AA juga menarik kerah baju dan memegang kepala, serta leher Nur Khalim.

Namun demikian, Nur Khalim yang biasa mengajar mengaji di tempat ibadah dekat rumahnya tetap diam. Dia tidak meladeni apalagi menyerang balik AA. Nur Khalim pasrah dan membiarkan muridnya melakukan hal-hal yang tak pantas.

“Saya sengaja diam dan tidak bereaksi karena khawatir timbul persoalan baru,” akunya sambil mencoba memahami emosi anak remaja muridnya itu.

Sebagaimana diberitakan, sejak Sabtu (9/2/2019) beredar video aksi tidak terpuji yang dilakukan AA yang berseragam pramuka memperkusi gurunya di dalam kelas. Dalam video berdurasi 25 detik itu, AA menghardik dan memegang kerah baju sang guru.

Tak hanya itu, AA juga memegang kepala sang guru seakan hendak memukul kepalanya. Kendati demikian, sang guru hanya diam dan hanya memandangi tingkah tak terpuji muridnya. Video itu dibagikan pemilik akun Facebook Andik di grup Facebook Info Lantas Sidoarjo.

Ada dua video dan tiga foto yang dibagikan dalam grup tersebut. Begitu juga di Instagram dengan riweuh_id yang membagikan video tersebut.

Murid berperilaku tidak sopan itu mencoreng dunia pendidikan, juga membuat citra siswa menjadi memprihatinkan. Kasus video persekusi guru oleh siswa di Gresik yang viral itu akhirnya terungkap. Peristiwa itu terjadi di SMP PGRI Wringin Anom, Kabupaten Gresik.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polisi langsung mengambil langkah cepat dan bijak dengan memanggil siswa dan guru yang bersangkutan untuk mediasi di Mapolsek Wringinanom.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro membenarkan, guru Nur Khalim berharap kasus yang dialaminya tidak diperpanjang. “Polsek Wringinanom telah menyelesaikannya dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan,” tandas AKBP Wahyu Sri Bintoro, Minggu (10/2/2019).

Siswa berinisial AA di depan kedua orang tuanya dan sejumlah tokoh masyarakat ikut menyaksikan penyesalan dan janji siswa itu. Di akhir mediasi, AA mencium tangan gurunya dan kemudian mencium kedua telapak kaki Nur Khalim yang cepat mengangkat bahu muridnya untuk tidak melakukan sujud.

Kedua orang tua AA juga sambil matanya berkaca-kaca haru meminta maaf kepada Nur Kalim. Selain meminta maaf, mereka juga mencium kedua tangannya sambil menyebutkan, guru itu sebagai sosok yang alim.(*)

 

Sumber: Beritasatu.com

Recommended For You