counter easy hit Kesadaran Masyarakat Rendah, Potensi Penyebaran Covid-19 di Jambi Tinggi - JambiPos.id

Kesadaran Masyarakat Rendah, Potensi Penyebaran Covid-19 di Jambi Tinggi

Jambi, Jambipos– Potensi penyebaran virus corona (Covid-19) di Provinsi Jambi masih tinggi menyusul masih rendahnya kesadaran warga masyarakat mencegah penularan Covid-19. Tingginya potensi penularan Covid-19 di Jambi terindikasi dari semakin banyaknya orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 di daerah itu.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar di Jambi, Kamis (14/5/2020) menjelaskan, total ODP di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi saat ini mencapai 2.178 orang. Kemuian jumlah PDP sebanyak 144 orang dan pasien positif Covid-19 sebanyak 65 orang dan baru pasien positif Covid-19 yang sembuh.

Menyikapi potensi masih tingginya potensi penyebaran Covid-19 di Jambi, lanjut Fachrori Umar, pihaknya mengharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya yang terlibat dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi dapat bekerja dan berkoordinasi maksimal.

“Kerja sama dan koordinasi ini penting bukan saja untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi tetapi juga dalam mengantisipasi dampak yang timbul terhadap berlakunya aturan dalam pembatasan aktivitas pada masyarakat,”katanya.

Menurut Fachrori Umar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi telah melakukan berbagai upaya mengantisipasi kemungkinan menyebarnya Covid-19 di Provinsi Jambi. Upaya tersebut antara lain memberikan imbauan terkait social dan physical distancing dan larangan mudik yang telah disebarluaskan melalui banyak media, baik media cetak, media online maupun melalui media elektronik.

Sedangkan untuk menangani dampak Covid-19 terhadap kehidupan ekonomi masyarakat, tambah Fachrori Umar, pihaknya telah beberapa kali memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada berbagai kelompok masyarakat. Selain itu Pemprov Jambi juga kini menyiapkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk 30.000 keluarga terdampak Covid-19.

“Setiap keluarga akan mendapatkan bantuan JPS sebesar Rp.600.000 per keluarga per bulan mulai Mei – Juli. Sekitar Rp 350.000 untuk bantuan paket kebutuhan pokok dan Rp 250.000 bantuan tunai. Bantuan langsung diantar ke rumah warga. Kami masih mempersiapkan penyaluran bantuan JPS tersebut,”katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, jumlah personil gabungan kepolisian, TNI dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) di Jambi yang diterjunkan menangani pencegahan dan penanggulangan Covid-19 mencapai 367 orang.

“Tugas satuan gabungan tersebut mengawasi pelaksanaan social dan physical distancing, melakukan pemeriksaan kesehatan di posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di pintu-pintu masuk ke Jambi dan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Kota Jambi,”katanya.

Menurut Firman Shantyabudi, seluruh elemen masyarakat, jajaran keamanan dan instansi pemerintah harus terus bersatu padu dalam melaksanakan pencegahan dan penanganan Covid-19. Tanpa kebersamaan dan koordinasi, penerapan disiplin atau ketaatan masyarakat mematuhi aturan-aturan (protokoler) kesehatan penanganan Covid-19 akan sulit diwujudkan.

“Padahal ketaatan masyarakat terhadap protokoler kesehatan terkait pencegahan Covid-19 menjadi kunci utama memutus rantai penularan virus mematikan tersebut,”katanya.(JP) 

Sumber: BeritaSatu.com

Recommended For You