counter easy hit Potensi Karhutla di Tanjungjabung Timur Masih Tinggi - JambiPos.id

Potensi Karhutla di Tanjungjabung Timur Masih Tinggi

 Jambipos, Tanjabtim-Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjungabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi masih tergolong tinggi tahun ini. Total areal hutan dan lahan yang terbakar di daerah tersebut hingga pertengahan Agustus ini sudah mencapai 104 hektare (ha). Kasus terbaru karhutla di Tanjabtim pekan ini terjadi di Desa Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu, Tanjabtim. Luas lahan yang terbakar di desa rawan karhutla tersebut mencapai setengah hektare.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabtim, Provinsi Jambi, Jakfar di Jambi, Rabu (18/8/2020) mengatakan, masih terjadinya karhutla di daerah tersebut disebabkan rendahnya kesadaran warga masyarakat mencegah karhutla.

Dijelaskan, sosialisasi pencegahan karhutla di daerah ini sudah dilakukan secara intensif sejak beberapa bulan lalu. tetapi masih ada saja warga yang membakar hutan dan lahan. Kasus terakhir, yakni kebakaran setengah hektare lahan Desa Simpang Tuan Kecamatan Mendahara Ulu, Tanjabtim. Pelaku pembakaran lahan tersebut masih diselidiki aparat keamanan.

“Kebakaran kebun pinang di Desa Simpang Tuan, Tanjabtim tersebut tidak sampai meluas karena langsung dipadamkan satuan gabungan pemadam kebakaran dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan perusahaan,”katanya.

Jakfar mengatakan, kawasan hutan dan lahan rawan kebakaran di Tanjabtim tersebar di 67 desa/kelurahan, 10 kecamatan. Kawasan rawan kebakaran tersebut terdiri dari perkebunan karet, kelapa sawit hutan dan areal pertanian lainnya.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah mengatakan, total luas karhutla di Provinsi Jambi hingga Selasa (18/8) sudah mencapai 247 ha. Luas karhutla tersebut bertambah sekitar 20 ha dibandingkan luas karhutla di daerah itu Kamis (13/8) sekitar 227 ha. Sedangkan jumlah titik api di daerah tersebut hingga Selasa (18/8) hanya satu titik di wilayah Kabupaten Muarojambi.

Dijelaskan, karhutla di Provinsi Jambi masih terus terjadi memasuki puncak musim musim kemarau Agustus ini. Total pemadaman karhutla dari udara menggunakan helikopter water bombing (pembom air) yang dilaksanakan Satgas Penanggulangan Karhutla di Jambi selama Juli – Agustus sudah mencapai 30 kali.

“Selama sepekan terakhir, helikopter water bombing sudah melakukan pemadaman karhutla puluhan kali di wilayah Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari. Tiga helikopter water bombing masih siaga di Jambi mengantisipasi masih berlanjutnya karhutla di musim kemarau saat ini,”ujarnya. (JP-SP)

Recommended For You