counter easy hit Sungai Batanghari Makin Meluap, Warga Kota Jambi Mulai Mengungsi - JambiPos.id

Sungai Batanghari Makin Meluap, Warga Kota Jambi Mulai Mengungsi

Jambi, Jambipos– Puluhan kepala keluarga (KK) warga Kota Jambi mulai mengungsi menyusul terus meningkatnya luapan Sungai Batanghari yang membelah kota itu. Sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga terdekat yang aman dari banjir dan sebagian mengungsi ke tenda pengungsi yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Pantauan di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Minggu (10/5/2020) siang, beberapa warga sudah mengungsi karena rumah panggung mereka sudah terendam banjir. Kemudian beberapa warga Legok lainnya masih bertahan di rumah panggung karena banjir belum menyentuh lantai kediaman mereka. Namun warga sudah mengungsikan sepeda motor ke daerah lebih tinggi di lapangan sekolah dasar Jalan Slamet Riyadi, Kota Jambi.

“Beberapa warga yang rumahnya sudah terendam banjir telah mengungsi ke rumah keluarga dekat di Kota Jambi. Namun sebagian warga masih bertahan, belum mengungsi, karena banjir belum masuk ke rumah mereka. Mereka juga bertahan untuk menjaga barang-barang berharga di rumah. Tetapi sepeda motor sudah mereka ungsikan,” kata Rofiki (55), warga Legok, Kota Jambi, Minggu (10/5/2020).

Sementara itu, Kepala Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Jambi, Feriadi di Jambi, MInggu (10/5/2020) mengatakan, pihaknya telah menaikkan status banjir di Kota Jambi dari level Siaga III awal pekan lalu menjadi Siaga II, akhir pekan ini. Seiring dengan peningkatan status banjir tersebut, sebagian warga Kota Jambi yang bermukim di DAS Batanghari juga sudah mengungsi.

“Warga Kota Jambi sudah ada dua KK yang mengungsi ke tenda pengungsi di Lapangan Buluran, Kecamatan Telanaipura sejak Sabtu (9/5/2020). Jika ketinggian air masih naik, jumlah keluarga yang mengungsi akan bertambah. Untuk itu kami sudah menyiapkan dua tenda pengungsi. Lokasi tenda pengungsi di Lapangan Buluran, Kecamatan Telanaipura,” katanya.

Dijelaskan, rumah warga Kota Jambi yang terendam banjir mencapai 15 unit. Sebanyak sembilan rumah warga yang terendam banjir di Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kelurahan Sungaiasam, Kecamatan Pasar (tiga unit) dan Kelurahan Buluran (tiga unit). Sedangkan rumah warga Kota Jambi yang sudah terkepung banjir di Kecamatan Danau Sipin, Telanaipura, Danau Teluk (Seberang Kota Jambi) mencapai ribuan unit.

“Kami sudah menyiapkan puluhan personel dan beberapa perahu karet untuk mengevakuasi warga jika banjir semakin naik. Kemudian ada juga bantuan perahu dari jajaran kepolisian, Basarnas, dan BPBD,”katanya.

Secara terpisah, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah mengatakan, banjir akibat luapan Sungai Batanghari tidak hanya terjadi di Kota Jambi tetapi juga di Kabupaten Batanghari dan Muarojambi. Wilayah yang dilanda banjir di Kabupaten Batanghari ada lima kecamatan dan di Muarojambi ada tiga kecamatan. Namun warga di Batanghari dan Muarojambi belum ada yang mengungsi.

“Kedua kabupaten tersebut juga belum mengajukan bantuan kepada BPBD Provinsi Jambi. Jika banjir terus naik dan warga di kedua kabupaten itu mengungsi, kami akan mengerahkan bantuan tenaga, perahu dan kebutuhan makanan,” katanya.(JP-SP)

Recommended For You