counter easy hit Tidak Tau Tidur - JambiPos.id

Tidak Tau Tidur

Jambipos, Jambi-Memangnya apalagi yang bisa Mampek lakukan selain tidur? Tidur adalah kontribusi terbesar Mampek kepada negara ini. Kalau yang merusak alam ini adalah orang-orang yang bangun, kalau yang merusak negara, agama, ekonomi, politik adalah mereka yang bangun, maka Mampek adalah salah satu anak bangsa yang punya kesadaran—dengan takaran dan ukuran tersendiri—dalam membangun bangsa ini, yaitu dengan tidur!

Tentu saja Mampek bukan hewan, yang menghabiskan umurnya hanya untuk sekedar makan dan tidur. Mampek mempunyai cara pandang tersendiri tentang apa itu tidur.

Tidur adalah wujud kepasrahan tertinggi manusia kepada ketetapan Tuhan. Manusia angkuh sekalipun akan kehilangan keangkuhannya di dunia ketika tidur. Pejabat akan kehilangan kekuasaannya ketika ia tidur. Bahkan manusia

Mungkin saat ini Anda bekerja di siang hari, namun jika kadar keikhlasan Anda sama tingginya seperti ketika Anda akan segera tidur, maka sesungguhnya bagi Mampek Anda adalah manusia yang tidur. Tentu saja teori ini hanya berdasarkan subyektivitas Mampek pribadi.

Dibutuhkan kesadaran bagi manusia untuk memikirkan buat apa sebenarnya Tuhan menciptakan tidur, bukan semata-mata hanya untuk menghilangkan rasa lelah, melainkan disitulah Tuhan menitipkan pesan kepada manusia bahwa status mereka adalah ‘hamba’. Manusia manapun tidak akan bisa menentukan kapan dia harus tidur, manusia tidak bisa menidurkan dirinya sendiri kecuali atas kehendak Tuhan.

Atau lebih sederhananya lagi, manusia yang sadar bahwa dia sedang tidur sesungguhnya dia adalah orang-orang yang hidup. Jika belakangan ini kita saksikan bangsa ini banyak memperdebatkan masalah-masalah berat, namun tak kunjung menemukan penyelesaian, kuat dugaan bahwa bangsa ini tertidur tanpa tau bahwa ia sedang tertidur.

Wajar saja muncul kesombongan, keangkuhan, keserakahan, yang diperlihatkan kepada masyarakat. Pejabat lupa kepada siapa ia mengabdi, pemerintah lupa bagaimana seharusnya memperlakukan bangsanya sendiri, jadilah bangsa ini menjadi bangsa yang pelupa. Tidak tau tidur.

Tidur bukan suatu kemalasan, tidur tidak bertentangan dengan prinsip amar ma’ruf nahi munkar, tidur adalah sikap, bentuk kepasrahan manusia pada ketentuan Tuhan, menyerahkan segala sesuatu secara totalitas, mengembalikan segala persoalan hanya kepada yang Maha Mempunyai Sesuatu. (JP-Mandailing Natal, 131020)

Recommended For You