counter easy hitWarga Sarolangun yang Terseret Banjir Ditemukan Tewas - JambiPos.id

Warga Sarolangun yang Terseret Banjir Ditemukan Tewas

Jambipos, Sarolangun- M Madun (20), pemuda Desa Pasar Pelawan, Kecamatan Pelawan Sarolangun, Provinsi Jambi yang hanyut terseret luapan Sungai Batanglimun, Sarolangun ditemukan meninggal, Senin (11/1/2021) pagi. Jenazah korban yang sudah mengapung pertama kali ditemukan warga sekitar tidak jauh dari lokasi tenggelam.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun, Yen Aswadi di Sarolangun, Jambi, Senin menjelaskan, jenazah korban dievakuasi menggunakan perahu milik BPBD Sarolangun.

Dijelaskan, korban tenggelam terseret arus Sungai Batanglimun yang sedang meluap, Sabtu (9/1/2021). Korban hanyut terseret arus ketika berupaya menyelamatkan sepeda motornya yang terseret arus sungai.

“Sepeda motor korban hanyut ketika korban dan dua rekannya menerobos derasnya arus sungai yang meluap hingga ke jalan. Dua orang rekan korban yang sempat hanyut ketika menyelamatkan sepeda motor mereka berhasil menyelamatkan diri. Namun korban hanyut,”katanya.

Sementara itu banjir yang melanda Desa Sungaiarang, Kecamatan Bungodani, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi menyebabkan puluhan rumah warga terendam. Akibat banjir tersebut, sebanyak 10 orang dari tiga keluarga di desa tersebut hingga Senin, masih mengungsi. Sedangkan sebagian lagi warga desa masih bertahan dirumah mereka.

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Tobroni Yusuf di Muarabungo, Kabupaten Bungo mengatakan, banjir masih merendam 19 unit rumah di dua desa di daerah itu hingga Senin. Rumah yang terendam banjir terdapat di Desa Bukit Telago, Kecamatan Pelapat sebanyak sembilan unit. Sedangkan rumah warga yang terendam banjir di Desa Sungaiarang, Kecamatan Bungodani sebanyak 10 unit.

“Sedikitnya 10 orang warga Desa Sungaiarang masih mengungsi karena rumah mereka masih terendam. Sedangkan warga Desa Bukit Telago dan sebagian warga Desa Sungaiarang masih bisa bertahan di rumah mereka,”katanya.

Dikatakan, banjir yang melanda dua desa di Kabupaten Bungo disebabkan hujan lebat yang mengguyur daerah itu sejak Jumat – Sabtu (8 – 9/1/2021). Hujan lebat menyebabkan sungai di sekitar desa meluap dan jaringan irigasi tersumbat. Kondisi tersebut menyebabkan permukiman warga tergenang banjir hingga ketinggian setengah meter.(JP-SP)

Recommended For You